Hulu Sungai Selatan (MTsN 2 HSS) – Layaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu nasional, suasana TPS 02 di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Hulu Sungai Selatan pada Jumat (13/02/2026) terlihat sibuk namun sangat tertib.
Sejak pagi, ratusan siswa telah berkumpul di Tempat Tunggu yang disediakan panitia. Mereka duduk rapi menanti giliran nama mereka dipanggil oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) siswa.
🗳️ Alur Pemilihan yang Sistematis
Proses dimulai ketika siswa dipanggil menuju meja pendaftaran untuk melakukan Penyerahan Undangan dan verifikasi data. Setelah dipastikan terdaftar dalam DPT, pemilih kemudian bergeser ke meja logistik untuk melakukan Pengambilan Kartu Suara. Di sini, petugas memastikan surat suara yang diberikan dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Momen krusial terjadi saat siswa masuk ke Bilik Suara. Dengan privasi yang terjaga, mereka membuka lipatan surat suara dan menentukan pilihan hati nuraninya tanpa intervensi pihak manapun. Usai mencoblos, siswa melipat kembali surat suara dan memasukkannya ke dalam Kotak Suara yang dijaga ketat oleh saksi.
💜 Tinta Ungu Tanda Partisipasi
Sebagai langkah terakhir, setiap pemilih wajib mencelupkan jari kelingking ke dalam botol tinta ungu. Tanda Tinta Jari ini menjadi bukti sah bahwa siswa tersebut telah menggunakan hak pilihnya dan mencegah terjadinya pemilihan ganda.
Seluruh rangkaian proses ini diawasi langsung oleh Saksi Paslon yang duduk sejajar di depan TPS, memastikan pemilihan berjalan jujur dan adil (Jurdil). Guru-guru pun turut serta memberikan contoh dengan ikut mencoblos, menambah semangat para siswa.
“Alurnya jelas dan petugasnya sigap mengarahkan, jadi tidak bingung meskipun baru pertama kali ikut,” ujar salah satu siswa usai mencoblos.
(Rep: Humas / Ft: Panitia OSIM)